Ilham Bintang: Ya Allah, Menteri Agama

    Ilham Bintang: Ya Allah, Menteri Agama
    Ilham Bintang, Jurnalis Senior Indonesia

    JAKARTA - Seperti itu suara lirih masyarakat yang saya  "tangkap" dan karena itu saya jadikan judul tulisan ini. 

    Merespons pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang menganalogikan suara azan sama dengan gonggongan anjing.  

    Analogi itu disampaikan  sendiri Menag kepada wartawan dalam kunjungannya di Pekan Baru, Riau, Rabu, (23/2). Yaqut, seperti dikutip media, mengatakan jika tinggal di wilayah banyak warga memelihara anjing, dan anjing tersebut mengeluarkan suara keras secara bersamaan, tentu akan mengganggu. 

    Menag bermaksud memberi tambahan penjelasan surat edarannya, Surat Edaran Menag Nomor 5 Tahun 2022 yang mengatur  volume pengeras suara masjid/musala  sesuai dengan kebutuhan, dan paling besar 100 desibel, yang diterbitkan sebelumnya. 

    HUMAS.CO.ID
    market.biz.id HUMAS.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Reaksi MUI 

    Reaksi sama  diutarakan juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis menanggapi pernyataan tersebut.

    NEWSRELEASE.CO.ID
    market.biz.id NEWSRELEASE.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Wadah Silaturohim Indonesia  itu menilai, seharusnya Gus Yaqut sebagai pejabat negara  lebih bijak dalam menyampaikan komentar atau pernyataan. Ini bukan kinerja tapi soal kepantasan di ruang publik oleh pejabat publik. 

    "Mudah-mudahan Allah mengampuni dan melindungi kita semua, " kata dia. 

    Americano espresso shot
    market.biz.id Americano espresso shot
    16% Rp 5.000
    Beli sekarang!

    Saya membaca reaksi itu tadi subuh, yang diberitakan "Kumparan" tengah malam tadi. Lepas dari kontroversinya, saya menilai sebenarnya pengaturan speaker baik adanya. Faktanya, memang ada beberapa masjid yang mengabaikan  pengaturan volume suara speakernya sehingga mengganggu masyarakat sekitar.  

    Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, Yusuf Kalla, belum lama ini juga menyoal itu.  DMI fokus menyoroti sumber pengeras suara (speaker) masjid yang 90 % buruk. Namun, tidak dijelaskan apakah DMI akan membantu pengadaan speaker yang baik untuk masjid dimaksud.

    Surat Edaran Menag Nomor 5 Tahun 2022 untuk  mengatur volume pengeras suara masjid/musala  sesuai dengan kebutuhan, dan paling besar 100 desibel. Namun, penjelasan Menteri Agama yang menyamakan  suara azan dengan gangguan gonggongan anjing  sangat berlebihan. Menyakiti hati umat Islam. Suara azan itu panggilan untuk Salat.  Belanda saja yang banyak memelihara anjing dan pernah menjajah negeri ini menghormati azan sebagai aturan agama Islam.

    SE Menag saja sudah direspons gaduh oleh masyarakat, ini ditambah  lagi dengan  analogi gonggongan anjing. 

    Dalam SE No 5, Menag sampai mengatur durasi takbiran menjelang Idul Fitri 1 Syawal dan Idul Adha 10 Zulhijah. Maksimal penggunaan speaker luar hanya sampai pukul 22.00 waktu setempat. Ini direspons negatif warga Muslim.  Menag dinilai seperti menyamakan aktifitas agama dengan aktifitas belanja di mal atau di tempat karaoke yang waktunya diatur berdasar PPKM di masa pandemi virus Covid19.

    Pihak mana pula nanti yang akan diberi wewenang polisional mengawal SE Menag itu. Tak terbayangkan  dampak dari pontensi  konflik horisontal di dalam masyarakat.

    Rekor Menag

    BERITATERBARU.CO.ID
    market.biz.id BERITATERBARU.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Menjelang Pemilu belakangan ini kita semakin sering mendengar narasi yang kontroversial dari para pejabat pemerintah. Namun,  yang sering bermasalah narasinya, memang Menteri Agama. Sudah memecahkan rekor dari segi kuantitatif. Sejak baru dilantik hingga sekarang nyaris tak ada pernyataannya tanpa memicu gaduh. 

    Dilansir dari berbagai sumber, berbagai pernyataan Menag Yaqut yang menuai kontroversi itu dirangkum Tempo.co dalam berita 26 Oktober tahun lalu. 

    Beberapa  hari setelah dilantik sebagai Menteri Agama, Tempo menulis, Yaqut sudah memantik gaduh ketika mengatakan  kaum Syiah dan Ahmadiyah memiliki kedudukan sama dengan warga negara lain. Sebagai Menteri Agama, katanya waktu itu, ia siap memfasilitasi dialog untuk menjembatani berbagai macam perbedaan. 

    Reaksi berikutnya muncul ketika Menag mengucapkan selamat hari raya   "Naw Ruz" kepada Komunitas Baha'i, Juli 2021.

    Kontroversi timbul karena Baha'i dianggap sebagai salah satu aliran sesat di Indonesia. Menyusul kemudian usulannya  agar memanjatkan doa semua agama untuk mengawali tiap kali Rakernas di lingkungan Kemenag. 

    Pizza Hut Black Pizza
    market.biz.id Pizza Hut Black Pizza
    6% Rp 1.750
    Beli sekarang!

    Saya tak yakin visi Presiden Jokowi dicerminkan dalam sikap Menag yang selalu memantik kegaduhan. Seluruh rakyat Indonesia tahu Presiden Jokowi paling anti kegaduhan. Berulangkali Jokowi menandaskan itu.

    Lalu,  kenapa  bisa beberapa menteri  sering lepas kontrol padahal Kepala Negara punya perangkat pengawasan yang berlapis lapis. 

    Masih di "Kumparan", dalam berita yang saya baca tadi subuh, seorang pembaca  media itu ikut mengomentari   analogi Menag. "Anjing (mengonggong) liat setan disamakan dengan panggilan Allah..woy woy ngono yo ngongo sing ojo ngono ..." tulisnya.  Ya, benar. Memang sepatutnya  pejabat negara merawat sikap tenggang rasa dalam berbangsa.

    Jakarta, 24 Februari 2022

    Ilham Bintang

    Jurnalis Senior Indonesia

    Ilham Bintang
    Justisia

    Justisia

    Artikel Sebelumnya

    Ilham Bintang: Ini Rapor Film Indonesia...

    Artikel Berikutnya

    Alasan Mengapa Pajak Sangat Penting untuk...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Ray verified

    siswandi

    siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Aug 17, 2020

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Jul 17, 2020

    Megy Aidillova

    Megy Aidillova verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Aug 30, 2020

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Sep 29, 2020

    Profle

    Ray verified

    Dandim 1609/ Buleleng, Gelar Silaturahmi Dengan PT.Bibu Panji Sakti
    Cegah Penularan PMK, Babinsa Madenan  Kawal Vaksinasi Ternak  Warga
    Danramil  Banjar : Bangkitkan  Budaya  Gotong -  royong  Dalam  Peringatan  HUT Kemerdekaan  RI
    Tim Penyidik Kejari Buleleng Geledah Kantor LPD Anturan

    Rekomendasi

    Sulinggih Jadi Korban, Investasi DOK Rugikan Ribuan Warga Bali
    Babinsa Bondalem  Pantau Persiapan  Lomba  Gerak  Jalan  HUT  RI
    Danramil  Banjar : Bangkitkan  Budaya  Gotong -  royong  Dalam  Peringatan  HUT Kemerdekaan  RI
    Tim Penyidik Kejari Buleleng Geledah Kantor LPD Anturan
    Babinsa Monitoring Perkembangan Hewan Ternak di Pacung

    Ikuti Kami