Berawal dari Hobi, Guru MAN Lumajang Ini Sukses Tekuni Usaha Batik Tradisional

    Berawal dari Hobi, Guru MAN Lumajang Ini Sukses Tekuni Usaha Batik Tradisional

    LUMAJANG - Seorang guru Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di salah satu Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menekuni usaha kerajinan batik. Karya seni membatik merupakan hal yang istimewa bagi guru tersebut.

    Perajin batik yang satu ini bernama Nurhayati (33), tinggal di Dusun Penggung Lor Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang.

    PAPARAZI.CO.ID
    market.biz.id PAPARAZI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Dirinya belajar membatik mulai dari teknik dasar, hingga saat ini sudah mampu menguasai beberapa teknik membatik, seperti teknik batik tulis dan batik cap. Selain membatik, dia juga menguasai teknik ecoprint.

    Guru kelahiran Kabupaten Lumajang tersebut mengaku, pada dasarnya awal ketertarikan terhadap seni batik bermula dari hobi menggambar sejak duduk di bangku sekolah. Dengan berjalannya waktu, di sela-sela mengajar dirinya berkeinginan untuk belajar seni batik dan awal yang dipelajarinya ialah teknik membuat batik tulis pada 2012.

    RI1.CO.ID
    market.biz.id RI1.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Awal mula saya membatik, dikarenakan saya suka menggambar. Sebenarnya saya berkeinginan untuk belajar membatik itu pada 2012, " ujar dia saat ditemui di rumah produksinya Sabtu (24/10/2020).

    Selanjutnya, ia mengatakan baru mengajukan izin untuk mendirikan usaha batik tradisional pada 2017 dengan berlabel "Batik Citra", dengan begitu, maka kurang lebih empat tahun dirinya baru bisa memproduksi batik sendiri dikarenakan sudah memiliki izin.

    NEWSPAPER.CO.ID
    market.biz.id NEWSPAPER.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Seiring dengan kemampuan membatik yang telah dikuasai, dia sudah mampu membuat produk kian beragam, mulai dari aksesori batik yang sudah jadi seperti udeng, kipas, masker, syal dan kerudung pasmina yang bermotif batik dengan teknik batik tulis dan cap.

    "Setiap harinya saya menerima pesanan konsumen dari lokalan dan ada juga yang dari luar daerah atau luar Kabupaten Lumajang. Kami rata-rata per bulan bisa memproduksi kurang lebih 50 potong batik tulis, sedangkan untuk batik cap per harinya kita bisa memproduksi hingga 20 potong, " tutup dia.

    Melihat usaha warganya seperti itu, Pemerintah Desa Sidorejo mendukung usaha yang sudah dijalankan oleh salah satu warga yang berprofesi sebagai guru tersebut. Untuk itu, harapannya usaha yang sedang dijalankan oleh warganya dapat berkembang dan nantinya akan membawa kesejahteraan bagi warga itu sendiri. (***)

    LUMAJANG JATIM
    WARTAPESANTREN

    WARTAPESANTREN

    Artikel Sebelumnya

    Hymne Madrasah: Lirik dan Lagu

    Artikel Berikutnya

    Tingkatkan Mutu Pembelajaran, Kemenag Menaikkan...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Ray verified

    siswandi

    siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Aug 17, 2020

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Jul 17, 2020

    Megy Aidillova

    Megy Aidillova verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Aug 30, 2020

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Sep 29, 2020

    Profle

    Ray verified

    Dandim 1609/ Buleleng, Gelar Silaturahmi Dengan PT.Bibu Panji Sakti
    Cegah Penularan PMK, Babinsa Madenan  Kawal Vaksinasi Ternak  Warga
    Danramil  Banjar : Bangkitkan  Budaya  Gotong -  royong  Dalam  Peringatan  HUT Kemerdekaan  RI
    Tim Penyidik Kejari Buleleng Geledah Kantor LPD Anturan

    Rekomendasi

    Sulinggih Jadi Korban, Investasi DOK Rugikan Ribuan Warga Bali
    Babinsa Bondalem  Pantau Persiapan  Lomba  Gerak  Jalan  HUT  RI
    Danramil  Banjar : Bangkitkan  Budaya  Gotong -  royong  Dalam  Peringatan  HUT Kemerdekaan  RI
    Tim Penyidik Kejari Buleleng Geledah Kantor LPD Anturan
    Babinsa Monitoring Perkembangan Hewan Ternak di Pacung

    Ikuti Kami